Abdul Latief, Bos Ternak Terbesar di Tengah Kota Jakarta yang Kini Beromset Miliaran

Sahabatukm.com – Berternak di tengah Kota Jakarta barangkali merupakan kegilaan. Cibiran, dan sindiran jadi lilaliku bisnisnya dulu.

Tapi kini semuanya sukses dia lewati. Berternak dan jadi pengusaha ternak bisa dilakukan di tengah kota metropolitan.

Pria itu adalah Abdul Latif cuek saat banyak orang membully dirinya yang membuka peternakan di tengah kota. Kini ia punya peternakan sapi terbesar di Jakarta dengan omzet miliaran rupiah.
Abdul Latif atau akrab disapa Bang Latif membuka peternakan sapi di tengah ibukota, tepatnya di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan. Lewat video yang ditayangkan channel youtube CapCapung (2/7), Bang Latif mengaku sempat dibully tetangga karena membuka peternakan.

“Pernah dibully tetangga. Kenapa beternak, kan bau, kotor. Tapi ini menjadi titik mental kita, beternak itu nggak perlu malu,” ujar Bang Latif.

Pria yang punya peternakan dengan nama Kandang Sapi Betawi Muda ini mengawali berternak karena kecintaannya pada hewan ternak. Ia mulai memelihara beberapa ekor kambing, lalu kemudian lambat laun semakin banyak.

Kini peternakan Bang Latif semakin luas dan besar, bukan hanya kambing tapi ada juga sapi dan kerbau. Peternakan ini dikhususkan sebagai hewan untuk kurban karena salah satu tujuannya beternak memang untuk ibadah.

“Tujuannya lebih ke arah ibadah,” ujar Bang Latif.

Latif juga sekaligus ingin membuktikan kalau di Jakarta juga bisa beternak. Meski peternakannya berada di tengah pemukiman, Latif selalu memastikan kandang ternaknya tidak mengganggu tetangga.

“Mau membuktikan kalau di Jakarta tuh bisa beternak. Kita kelola peternakan, manajemen kotorannya supaya peternakan tidak bau, di sini juga tak ada lalat. Bersih, sapi sehat, tidak becek jadi pelanggan senang,” beber Latif.

Untuk pakannya, Latif mengaku cukup mudah mendapatkan rumput dan pakan lainnya. Ia juga mengandalkan ampas tahu dan tempe sebagai pakan ternak.

Kini di peternakan milik Latif ada berbagai jenis sapi mulai sapi limosin, sapi Bali, sapi Madura dan berbagai jenis sapi lainnya. Selain sapi, ada juga kerbau dan kambing.

“Buat ternak kita sedia kerbau, biasanya orang Betawi kan tradisi kurban kerbau jadi ada di sini,” ujar Latif.

Untuk menjamin kualitas sapi ternaknya, Latif selalu membersihkan area kandang. Bahkan hewan ternaknya dimandikan dua kali dalam sehari. Hewan ternaknya juga dijamin sehat dan tak stress karena tak kehujanan dan tak kepanasan.

Meski sempat dibully dan mendapat sindiran dari tetangga, tapi Latif berhasil ‘membungkam’ mulut netizen dengan omzet yang besar. “Omzet udah ada nilai M nya. Ya untuk memotivasi anak muda supaya mau jadi peternak,” pungkas Latif.***