Profil ‘Koboi Jalanan’ yang Ternyata Bos Fintech Yang Khusus Salurkan Bantuan UMKM

Sahabatukm.com – Aksi ‘Koboi Jalanan’ yang menodongkan pistol di tengah jalan heboh beberapa hari ini. Sang pelaku sudah ditangkap polisi. Pelakunya dikenal sebagai bos Fintech yang concern dalam penyaluran bantuan dana untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pengendara mobil tersebut adalah Muhammad Farid Andika, yang merupakan CEO startup fintech Restock.

Dikutip dari laman resminya, Restock merupakan startup fintech pinjam meminjam atau peer-to-peer lending platform di Indonesia, yang mengkhususkan dalam penyaluran pembiayaan untuk UMKM. Sumber dana yang disalurkan ke UMKM itu sendiri, berasal dari kumpulan pemberi pembiayaan.
“Restock hadir sebagai profesional di pasar teknologi finansial di Indonesia dengan menyediakan pembiayaan bagi UMKM dengan memanfaatkan aset dan inventori usaha sebagai jaminan,” demikian dinyatakan di laman resmi restock.id seperti dikutip dari kumparancom.

Hingga saat ini, Restock telah menyalurkan pembiayaan berjalan ke UMKM sebesar Rp 247,38 miliar. Pembiayaan sebesar itu diberikan kepada 62 penerima, sehingga setiap UMKM yang memanfaatkan pendanaan dari Restock rata-rata menerima dana sebesar Rp 4 miliar. Dana tersebut berasal dari 21 pemberi pembiayaan. Dari jumlah pembiayaan yang telah disalurkan itu, nilai pembiayaan lunas mencapai Rp 144,69 miliar.

Dalam laman resminya, Restock juga mengumumkan tingkat pengembalian dana dari penerima pinjaman yang difasilitasinya, kepada pemberi pinjaman.

Indikator itu disebut juga sebagai TKB90 atau Tingkat Keberhasilan 90 yang diatur dalam Peraturan OJK No. 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, di pasal 29 huruf a. Restock mengeklaim punya TKB90 hingga sebesar 100 persen, yang artinya semua penerima pembiayaan, berhasil mengembalikan seluruh dana kepada pemberi pembiayaan tersebut.

Dalam laman restock.id disebutkan, Muhammad Farid Andika merupakan pemegang saham bersama Cerita Investasi Amanah Pte Ltd. Di startup fintech tersebut, disebutkan Farid yang memimpin pengurusan atas seluruh kegiatan usaha Restock.

Sebelum mendirikan Restock, Farid Menyelesaikan Pendidikan S1 jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 2010. Mempunyai Sertifikasi Fintech P2P Lending pada tahun 2019 dan sertifikasi Wakil Manager Investasi pada tahun 2013.
CEO Restock itu juga disebut berpengalaman lebih dari 10 tahun di dunia perbankan, ritel dan konsultasi keuangan. ***