‘Sihir’ Dewa Kipas, Penjualan Papan Catur Melejit

Sahabatukm.com – Polemik Dewa Kipas seperti sihir, dampaknya kemana-mana. Sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan UMKM pun ikut kecipratan. Penjualan papan catur di market place ikut melejit.

Toko online itu sendiri jika dibuka dari aplikasi Tokopedia bernama Grosir Catur Surabaya dan jika di aplikasi Bukalapak bernama Norman Grosir Catur.

Norman Rizkyono, owner ataupun pemilik toko online ini mengaku pasca merebaknya isu Dewa Kipas, dagangannya semakin laris. Bahkan, dia menyebut keuntungan dirasakan setiap pekan pasca adanya isu ini.

“Pasca ramai isu itu, penjualan dari tanggal 6 Maret sampai dengan hari ini meningkat dari yang biasanya. Biasanya dalam seminggu hanya terjual sekitar 12 set kini meningkat jadi 20 set dalam seminggu,” kata Norman seperti dikutip dari Indozone, Jumat (19/3/2021).

Penjual spesialis catur ini menyebut konsumennya rata-rata tertarik dengan catur kayu atau catur standar. Padahal, dia juga menyediakan catur-catur yang biasa digunakan dalam kejuaraan.

“Kami menjual catur standar nasional dan internasional yang dipakai di Kejurda, Kejurnas, PON. Yang paling banyak diminati pembeli saat ini adalah catur lipat kayu standar nasional karena harganya terjangkau,” beber Norman.

Meski penjualan catur meningkat, dia menyebut trend permainan catur masih belum begitu besar. Sebab, saat ini belum ada turnamen-turnamen maupun kejuaraan catur yang diadakan.

“Tren penjualan catur saat ini masih menurun karena Covid. Ini dikarenakan belum adanya turnamen catur yang diselenggarakan oleh PB Percasi, dispora, sekolah catur dan organisasi catur lainnya,” kata Norman.

“Catur sempat booming di bulan Oktober 2020 dikarenakan rilis film Queens Gambit yang fenomenal dan kasus Dewa Kipas saat ini,” sambungnya.

Sekadar informasi, isu mengenai kasus Dewa Kipas bermula saat akun milik Dadang Subur di banned dari platform Chess.com. Hal itu terjadi karena Dewa Kipas dianggap curang saat memenangi permainan catur online melawan Gothamchess yang tidak lain adalah Levy Rozman.

Netizen Indonesia pun berkicau dan membela Dewa Kipas. Alhasil isu mengenai permainan catur kini mulai meningkat. ***