Kriuknya Krupuk Blangsak Jongol Bikin Ketagihan

Sahabatukm.com – Masih ada yang ingat dengan Kerupuk Blangsak? Kerupuk berwarna cerah yang digoreng tanpa minyak.

Cemilan biasa ditemukan di jalan Raya Transyogi, alternatif Jakarta Cianjur via Jonggol. Tepatnya di pinggir jalan sebelum pertigaan tugu Jonggol.

Kerupuk yang Digoreng menggunakan media pasir panas itu menjadi salah satu cemilan khas Jonggol yang masih dicari.

Harganya, cukup terjangkau. Hanya Rp 10 ribu untuk satu plastik kerupuk blangsak itu.

Reni (25) penjual kerupuk blangsak merakyat, cemilan itu menjadi oleh-oleh yang paling sering dibeli para naik atau naik kendaraan yang melintas jalan Alternatif Jakarta cianjur via Jonggol itu.

“Iya paling banyak. Apalagi saat akhir pekan. Bisa menjual sampai puluhan bungkus,” katanya seperti dikutif radarbogor.id Rabu (3/3/2021).

Iapun menuturkan, Asal muasal nama kerupuk blangsak. Menurutnya nama tersebut diambil dari asal usul dibuatnya kerupuk blangsak tersebut.

Dimana kerupuk blangsak ini awal mulanya dibuat lantaran tak punya minyak untuk menggoreng kerupuk. Sehingga menggunakan pasir untuk menggoreng kerupuk.

“Kalau ceritanya dulu ada orang miskin atau bahasa sudanua disebut blangsak yang ingin menggoreng kerupuk. Namun, saking miskinnya tak punya minyak. Lalu udah menggoreng dengan pasir panas. Makanya disebut kerupuk blangsak,” tururnya.

Namun, ia memastikan kerupuk blangsak yang dijual dirinya dan pedagang oleh-oleh lain menggunakan pasir bersih dan khsus untuk menggoreng.

Iya bukan pasir biasa yang dipakai goreng, tukasnya.