Keutamaan Bulan Rajab, Niat Puasa dan Ketentuannya

Sahabatukm.com – Niat puasa, keistimewaan dan ketentuan bulan Rajab merupakan hal penting dalam menyambut bulan ini.

Dalam kalender Hijriah, memasuki Bulan Rajab 1442 Hijriah / 2021. Umat ​​Islam dianjurkan untuk banyak melakukan puasa bulan Rajab.

Puasa Rajab adalah puasa sunah yang dilakukan di bulan Rajab. Nabi Muhammad SAW meng umat Islam untuk memperbanyak berpuasa di bulan Rajab. Rasulullah mengawali bulan Rajab dengan berpuasa.

Tanggal 1 bulan Rajab bertepatan dengan, Sabtu, 13 Februari 2021. Bulan ketujuh dalam kalender Hijriah ini akan berakhir pada tanggal 14 Maret 2021. Setelahnya, kalender Hijriah akan memasuki bulan Sya’ban.

Berikut niat, ketentuan, dan keutamaan puasa bulan Rajab.

Berikut niat puasa bulan Rajab:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّهِ تَعَالى

Nawaitu shouma syahri Rajaba sunnatan lillahi ta’aala.

Saya merekomendasikan puasa Rajab sunah karena Allah ta’ala.

Niat boleh diucapkan di dalam hati dengan bahasa yang diimplementasikan. Niat dapat diucapkan pada satu hari sebelum atau saat melakukan puasa.

Berikut ketentuan puasa bulan Rajab:
Hukum puasa bulan Rajab adalah sunah. Artinya, orang yang mengerjakan puasa Rajab mendapatkan pahala dan keutamaan di sisi Allah, sedangkan jika tidak dikerjakan tidak berdosa.

Puasa di bulan Rajab boleh dilakukan pada hari apa saja. Jumlah hari berpuasa di bulan Rajab tidak ditentukan banyak atau sedikit. Berpuasa sunah seperti puasa Senin dan Kamis, puasa Daud, dan Ayyamul Bidh yang bertepatan pada 25-27 Februari juga termasuk menjalankan puasa bulan Rajab.

Ketentuan menjalankan puasa Rajab sama seperti puasa sunah lainnya. Yakni, diawali dengan niat, lalu menahan diri dari segala sesuati yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenamnya atau mewartakan dengan azan Subuh dan azan Magrib.

Berikut keutamaan puasa bulan Rajab:
Puasa bulan Rajab memiliki sejumlah keutamaan. Orang yang menjalankan puasa bulan Rajab dijanjikan manisnya hidangan di surga.

“Hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim mengatakan bahwa Rasulullah bersabda sebenarnya di surga ada sungai berwarna Rajab, warnanya lebih putih susu, rasanya lebih manis bersama madu. Barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rajab akan diberi minum oleh Allah dari sungai itu,” Kata KH Wahyul Afif Al Ghafiqi seperti dikutip dari CNNIndonesia.com .

Allah SWT juga menjanjikan ampunan bagi orang yang berpuasa di bulan Rajab. Puasa di bulan Rajab juga mempersiapkan diri untuk berpuasa Ramadan yang akan dilakukan setelah bulan Sya’ban. ***