Sri Mulyani Ajukan Holding Baru untuk Pinjaman Kredit UMKM

Menkeu Sri Mulyani

Sahabatukm.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajukan proposal holding baru untuk membantu kredit UMKM.

Namanya Ultra Mikro (UMi), targetnya 29 juta usaha dan dapat memperoleh akses pembiayaan, pada tahun 2024 melalui holding UMi tersebut.

Hal tersebut dikatakan Sri Mulyani saat rapat kerja Komisi XI DPR RI secara virtual, Senin (8/2/2021).

Maka dari itu Sri Mulyani pun mengajukan permohonan holding UMi yang akan melibatkan tiga BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Permodalan Nasional Madani (Persero), dan PT Pegadaian (Persero).

“Saat ini holding UMKM melayani 15 juta nasabah. Diharapkan dengan adanya holding dan work inergis, maka jumlah UMi yang bisa dilayani akan mencapai 29 juta, ”kata Sri Mulyani.

Holding UMi akan dilakukan melalui persetujuan right issue dari PT BRI dimana negara akan mengambil bagian seluruhnya dengan cara mengalihkan seluruh saham Seri B Negara dari PT PNM dan PT Pegadaian yang diserahkan kepada PT BRI sesuai PP 72 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyertaan Modal Negara kepada BUMN.

“Right issue BRI ini dilakukan setelah mendapatkan arahan dari Komite Privatisasi dan rekomendasi dari Menteri Keuangan, serta telah dikonsultasikan dengan DPR,” ujarnya.

Dia juga memberi makan dan memberi manfaat, memegang UMi. Bagi perusahaan, holding ini dapat meningkatkan valuasi entitas melalui peningkatan profitabilitas PT BRI, PT Pegadaian, dan PT PNM, meningkatkan efisiensi bisnis melalui sinergi entitas dan tata kelola yang lebih baik, serta penurunan biaya dana.

“Dari sisi pemerintah, holding ini akan dapat membantu untuk mencapai rasio target kredit UMKM di dalam rangka kita melayani usaha kecil menengah yang merupakan backbone yang penting, meningkatkan pemerataan ekonomi dari sisi akses kredit ultra mikro, menciptakan lapangan kerja dan bisnis baru, memperluas kerangka sistem finansial Indonesia melalui Integrasi layanan keuangan yang strategis, dan pengelolaan dari tata kelola BUMN, ”paparnya.

Tidak hanya perusahaan dan pemerintah yang akan mendapatkan manfaat, tetapi masyarakat juga akan merasakan manfaat dari Memesan memegang UMi ini, seperti akses layanan keuangan formal, mengurangi biaya usaha UMi, meningkatkan taraf hidup, serta meningkatkan literasi keuangan nasional.

Pada akhir rapat tersebut, Komisi XI dan Sri Mulyani bersepakat untuk menyampaikan dokumen Pemesanan yang diajukan Ultra Mikro beserta Key Performance Indicators (KPI) yang akan dibahas kembali para raker selanjutnya. ***