Mainan Anak Nganggur di Rumah? Kini Bisa jadi Cuan sampai Puluhan Juta

sahabatukm.com – Punya mainan anak nganggur di rumah? Kini bisa jadi lahan bisnis.

Ya, Orang tua tentu rela membelikan berbagai perlengkapan dan mainan anak yang masih kecil. Namun tak dipungkiri berbagai perabotan ini tidak tergantung pada seterusnya alias tidak bertahan lama.

Situasi tersebut menjadi peluang bisnis bagi Winey Dwi Wardani dan Rani Ervan. Mereka mengembangkan usaha dengan nama Patta, yakni jasa sewa peralatan mainan anak.

Winey berkata, bisnis ini baru dimulai pada Januari 2020. Ide bisnis tersebut berangkat dari pengalaman pribadi di mana banyak barang yang ia beli untuk anaknya akhirnya banyak yang tak terpakai.

“Karena aku punya bayi juga kan. Aku ngerasain juga kaya barang, kaya kotak bayi itu aku beli dari awal lahiran dipakainya cuma berapa kali doang, habis itu udah menuh-menuhin rumah,” katanya kepada detikcom, Kamis (4/2/2021) .

Winey tak serta merta langsung terjun ke bisnis. Sebelum terjun, ia melakukan berbagai riset, dari potensi pasar hingga model bisnis yang dijalankan oleh pemain lain. Hingga akhirnya ia juga melihat peluang untuk menyewakan perlengkapan barang sampai durasi yang pendek.

Aku lihat web dia (pemain lain), dia per berapa hari, oh ada seminggu, dua minggu. Aku belum nemu nih yang sewanya bisa empat hari, kaya ngejar orang yang mau sewa buat weekend, kaya biasanya stroller, travelling friendly pasti dibutuhin buat buat liburan, “katanya.

Patta sendiri saat ini mengoleksi lebih dari 100 perlengkapan termasuk mainan anak yang siap disewakan. Tak hanya untuk anak, Patta juga menyewakan berbagai perlengkapan untuk ibu hamil. Durasi sewa paling sedikit 4 hari, ada juga yang disewa secara bulanan.

“Box bayi, kursi makan bayi, sepeda, bouncer, car seat buat di mobil, gendongan terus macam-macam. Sampai yang dibutuhin sama si ibunya juga ada. Kaya waktu lagi hamil ada itu namanya baby plus time that kan terjadi banget buat ibu hamil kalau beli mahal tapi kepakainya 5 bulan, karena baru bisa dipakai 4 bulan, “terangnya. ***