60 Ribu Pelaku UMKM Bakal Diberi Bantuan Rp50 Juta

sahabatukm.com – 60 ribu pelaku UMKm bakal diguyur Rp50 juta. Mereka adalah UMKM yang bergerak di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, bantuan ini menurutnya sebagai upaya pemerintah dalam membantu pelaku UMKM agar dapat tetap bertahan menghadapi masa pandemi Covid-19.

Sandi pada tahap awal, dana sebesar Rp3 triliun akan disalurkan kepada 60 ribu pelaku usaha.

“Bantuan kredit ini merupakan program Kredit Pemilihan Parekraf (KPP) yang sudah disetujui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Skema pembiayaan ini diharapkan bermanfaat bagi UMKM parekraf agar mereka dapat bangkit dari pandemi Covid-19 dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar Sandi seperti dikutip redaksi Industry.co.id pada Rabu (3/2/2021) saat menerima kunjungan pengurus HIPMI.

Saat ini, dikatakannya lebih lanjut, kemanprekraf juga sedang menyusun skema skema pembiayaan dan cepat para pelaku UMKM parekraf.

Di antaranya, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor parekraf yang akan tetal memperlihatkan pada tahun ini.

Sandi juga akan memanfaatkan skema kredit sosial, yaitu lewat bank wakaf mikro untuk memperbaiki sektor parekraf.

Semua program tersebut paparnya akan ditargetkan bisa mulai dilaksanakan pada 1 hingga 3 bulan ke depan.

Sandi berharap, sederet program pembiayaan pemulihan sektor parekraf itu bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

“Karena melihat bahwa ini salah satu cara kita untuk mendorong pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang notabene menjadi sumber mata pencaharian bagi 34 juta masyarakat Indonesia yang bergantung pada sektor parekraf,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk terus bersama-sama membangkitkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air.

“Sebagai mantan Ketua Umum HIPMI, saya senang sekali kedatangan adik-adik saya, anak-anak muda penuh semangat yang siap untuk berkolaborasi menghidupkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” ucapnya.

“Teruslah semangat, tebar optimisme kepada teman-teman pelaku parekraf. Jaman sekarang bukan lagi jaman kompetisi, tetapi jamannya kolaborasi. Sukses HIPMI, pengusaha pejuang, pejuang pengusaha!,” pungkas Sandi.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming mengaku senang mendengar program Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno untuk memberikan bantuan kredit sebesar Rp50 juta kepada pelaku UMKM di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor prioritas sehingga perlu didorong.

“Pak Sandi, HIPMI mengapresiasi program Kemenparekraf yang akan mengucurkan bantuan kredit sebesar Rp50 juta kepada pelaku UMKM di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, total skema pembiayaan bisa mencapai Rp3 triliun akan disalurkan kepada 60 ribu pelaku usaha,” papar Maming.