Produk UKM, Abon Ikan Tuna dari Bontang Kantongi SNI

sahabatukm.com – Belum banyak produk UMKM asli Bontang yang berhasil memperoleh Sertifikasi Nasional Indonesia (SNI). Satu diantaranya ialah abon tuna yang merupakan produksi UKM Abon Jaya Mandiri.

Pendiri UKM Abon Jaya Mandiri, Astril Wedy mengatakan, tidak mudah baginya untuk memperoleh satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia itu. Butuh waktu dua tahun.

“Cukup panjang memang. Karena banyak hal perlu dipersiapkan,” ujarnya ketika berbincang dengan jurnalis bontangpost.id.

Sebelum mengantongi SNI, dia harus terlebih dulu melakukan konsultasi ke lembaga sertifikasi. Lantaran produk milik UKM Jaya Abon Mandiri ialah olahan hasil maritim, maka konsultssi dilakukan langsung ke Lembaga Sertifikasi Produk (LS-Pro) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Bila LS-Pro KKP telah mengeluarkan rekomendasi, itulah yang menjadu acuan bagi Badan Standisasi Nasional (BSN). Apakah produk layak mendapat SNI atau tidak.

“Ada syarat yang mesti kami penuhi. Banyak. Mulai dari syarat administratif sampai kandungan gizi dalam produk kami,” ungkapnya.

Astril membeberkan, dalam proses memenuhi SNI, pihaknya sempat terhalang syarat administratif. Sebelumnya produk UKM Abon Jaya Mandiri belum memiliki sertifikasi halal dan sertifikasi kelayakan produksi (SKP) dari KKP. PT Pupuk Kaltim lantas membantu mengurus seluruh persyaratan yang dibutuhkan. Walhasil, jalan untuk memperoleh SNI lebih mudah.

Adapun, dari 4 produk olahan UKM Abon Jaya Mandiri, abon tuna berhasil memenuhi SNI akhir Desember 2020 lalu. Astril mengaku sangat bahagia atas capaian ini.

Dia berharap, dengan terpenuhinya SNI ini, produk abon tuna dari UKM Abon Jaya Mandiri dapat semakin dikenal, dan lebih mudah dipasarkan. Hingga meraih kepercayaan konsumen bila produk ini aman dan telah teruji.

Abon Ikan Tuna Kantongi SNI, Bukti Produk UMKM Bontang Berkualitas 1
Abon tuna produksi UKM Abon Jaya Mandiri.

Tak muluk-muluk, Astril berharap produknya dikenal luas publik Bontang. Menjadi kebanggan publik Kota Taman. Atau bila mungkin, menjadi produk andalan, ketika ada pelancong datang ke kota ini.

“Kami maunya dikenal dulu di Bontang. Kami mau bilang, ini loh ada produk asli UMKM Bontang yang sudah memenuhi SNI,” tandasnya. (bontangpos.id)