Pendamping Desa Ajak Milenial ‘Hijrah’ jadi Wirausahawan

SAHABATUKM.com– Terbitnya UU Desa memimpikan kehidupan desa yang otonom dalam mengelola pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan, dan pemberdayaan.

Pada PP Nomor 43 Tahun 2014 yang diubah melalui PP Nomor 47 Tahun 2015 telah menyebutkan jika kini desa mempunyai wewenang untuk mengatur sumber daya dan arah pembangunan.

Patriot Desa, Asep Nugraha Erwin mengatakan, berlakunya regulasi tentang desa membuka harapan bagi masyarakat desa untuk berkembang dan maju.
Hal tersebut menjadi momentum untuk mendorong lahirnya desa dengan tata kelola yang lebih akuntabel dan transparan, masyarakat desa yang partisipatif, dan perekonomian desa yang menghidupi.

“Perekonomian desa seringkali dinilai lambat dibanding ekonomi perkotaan. Penataan ekonomi perdesaan perlu segera dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya desa secara optimal dengan cara yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat dalam mencapai kesejahteraan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lanjutnya, salah satu solusi penting yang mampu mendorong gerak ekonomi desa adalah membangun dan mengembangkan karakter kewirausahaan bagi masyarakat desa.

“Untuk itu saya mengajak kepada para pemuda Khususnya pada umumnya kepada masyarakat Desa sukamulya untuk bersama-sama membangun dan memajukan desa dengan potensi yang ada,” ungkapnya.

Asep juga mengajak kepada para pemuda desa untuk aktif membantu pemerintah desa khususnya dalam menanggulangi penyebaran virus korona dengan selalu berkordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah desa ataupun pihak kesehatan.

“Ini tugas kita semua, minimal memberikan pemahaman kepada sanak saudara yang berada di perantauan untuk tidak pulang ke desa sebelum keadaan benar-benar aman,” jelasnya.

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Sukamulya, Usep mengungkapkan, peranan Patriot Desa yang berada di Desa Sukamulya sangatlah diharapkan, baik untuk mengangkat potensi desa ataupun perekonomian terutama dari hasil pertanian.

“Dengan kehadiran Patriot Desa semoga kemajuan desa akan terlihat dan anak-anak desa kami bisa berinteraksi, berbaur bersama menyerap dan mengimplementasikan apa yang dipaparkan oleh Patriot Desa,” paparnya. (rc/sen)