Masa Pandemi, Bisnis Tanaman Hias di Cipanas Cukup Menjanjikan

SAHABATUKM.com– Masa pandemi Covid-19, bisnis tanaman hias khususnya di wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur berbunga dengan omset puluhan juta per bulannya.

Mereka yang bergelut dalam bisnis ini pun tak sedikit anak milenial atau muda mudi yang berusia di bawah 40 tahun. Sansan Iksan (34 tahun), salah seorang pebisnis yang memilih tanaman hias menjadi ladang penghasilan di masa Corona saat ini.

Sebagai sang pemilik ‘Rumah Bunga Cipanas’, ia setiap harinya merawat dan menata semua tanaman dengan rapi sesuai jenisnya.

“Tanaman hias kami dirawat ditempatkan di pekarangan rumah,” kata Sansan sambil menyebutkan jenis-jenis tanaman yang ada beserta harga pasarannya, Senin (23/11/2020).

Menurutnya, bisnis tanaman hias ini pun kini telah mulai digandrungi juga hampir seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya orang dewasa, muda mudi, kalangan menengah kebawah bahkan orang ‘berada’ pun kian banyak yang berminat.

“Jadi kang bukan hanya orang-orang yang punya tanaman hiasnya langsung yang memperjualbelikan. Kadang kala ada juga yang gak punya barang tapi mereka menjualkan tanaman itu karena cepat laku. Itu salah satu lahan bisnis yang kini cukup diminati,” tuturnya.

Sansan yang juga aktif sebagai tokoh pemuda di Cipanas menilai, bahwa perkembangan bisnis tanaman hias ini surflusnya saat di masa pandemi sekarang.

“Saya bangun bisnis ini sebetulnya sudah dari 2005. Tapi karena waktu itu sempat ngedrop, trus mulai naik lagi dan kini di 2020 cukup bumming, jadi Alhamdulillah penghasilan pun kalau sedang bagus bisa mencapai puluhan juta perbulan,” katanya.

Ia menyebut, bahwa harga satuan terkecil dari berbagai jenis tanaman hias itu mulai dari Rp 50 ribu, hingga harga tertinggi pun bisa tak terhingga.

“Bahkan ada yang mencapai Rp 900 juta per satu pohon,” sebutnya.

Alasan mahalnya tanaman itu, menurut Sansan, disebabkan karena kelangkaan, karakteristik, dan asal tanaman itu sendiri.

“Beragam sih sesuai dengan jenis dan karakter serta asal tanaman. Misalnya ada yang dari Peru, Thailand, Amazon Amerika Utara,” imbuhnya.

Namun trend tanaman hias yang cukup laris dan banyak dicari di Indonesia khususnya di Cipanas, Cianjur berjenis Aroid. Jenis ini memiliki karakter seperti Mostera, Philo Denron, Kaladium, Alokasi, Kolaposium, dan lain-lain.

“Jadi selama tanaman itu masih dibudidayakan, maka tidak akan sulit mencarinya,” kata dia.

Ia meyakini bahwa siklus bisnis tanaman hias ini tak akan hilang. Sebab, masyarakat saat ini lebih melek dan berminat untuk berbisnis tamanan cantik ini. Selain tergiur dengan penghasilannya, juga barang seperti tanaman yang tengah viking ini tak begitu sulit.

“Kalau kita kemas dengan pot yang bagus dan penempatannya juga pas, pasti banyak yang mencari, dan bisa menghasilkan pundi-pundi uang yang cukup besar,” pungkasnya. (rc/sen)